PEMANFAATAN SARI KULIT PISANG NIPAH ( Musa paradisiaca var nipah ) UNTUK MINUMAN KESEHATAN MENGGUNAKAN Lactobacillus casei

PEMANFAATAN SARI KULIT PISANG NIPAH ( Musa paradisiaca var nipah ) UNTUK MINUMAN KESEHATAN MENGGUNAKAN Lactobacillus casei
oleh:
deky junihadi, surya murtiningsih, mustikasari, nina prita sari
ABSTRAK

Minuman fermentasi laktat kini dikenal sebagai pangan fungsional karena bersifat probiotik dan bermanfaat bagi kesehatan. Minuman ini mengandung nilai gizi tinggi, mampu menurunkan kolesterol darah dan mencegah kanker saluran pencernaan serta dapat menghambat proses penuaan dini.
Minuman fermentasi laktat seperti yoghurt, yakult, dan dadih pada umumnya dibuat dari sumber pangan hewani yaitu susu sapi yang oleh sebagian besar masyarakat Indonesia masih dinilai sebagai jenis minuman yang cukup mahal. Penelitian mengenai penggunaan bahan nabati seperti sayur-sayuran, kacang-kacangan dan buah-buahan pada berbagai produk olahan fermentasi laktat telah banyak dilakukan. Minuman fermentasi laktat yang telah berhasil dibuat adalah yakult dari susu kedelai, yoghurt dan yakult dari susu kacang merah dan tolo, yakult dan yoghurt dari sari wortel, minuman laktat dari ubi jalar, minuman laktat dari limbah kulit nanas, minuman laktat dari susu turi dan sari buah sirsak.
Buah pisang adalah salah satu jenis buah yang terdapat di Indonesia. Buah pisang kebanyakan dimakan segar, dikolak atau diolah lebih lanjut menjadi pisang selai, keripik, dan tepung pisang. Kulit pisang dibuang begitu saja karena dianganggap sampah. Menurut Munadjim (1984) jumlah dari kulit buah pisang cukup banyak, kira-kira 1/3 dari buah pisang yang belum dikupas. Pisang memiliki banyak kandungan yang berguna bagi tubuh.
Kulit pisang mengandung vitamin C, vitamin B, kalsium, protein, dan lemak. Hasil analisis kimia menunjukkan bahwa komposisi kulit pisang banyak mengandung air yaitu 68,90% dan karbohidrat sebesar 18,50%.
Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui proses pembuatan minuman kesehatan dari sari kulit buah pisang nipah (Musa paradisiacal var nipah) dengan menggunakan bakteri Lactobacillus casei. Tahapan Pembuatan Minuman fermentasi asam laktat Sari kulit pisang yaitu: Pemanasan sari kulit pisang dilakukan pada suhu 800C selama 15 menit. Filtrat (sari kulit pisang) yang sudah diperoleh dari penyaringan ditambah bahan lainnya yaitu susu skim dan glukosa. pencampuran dilakukan pada suhu 650C selama 5 menit. Setelah semuanya tercampur dilakukan pendinginan pada suhu ruang (370C). Tahap selanjutnya penambahan kultur starter sebanyak 2% (v/v) secara aseptis (inokulasi). Kemudian diinkubasi pada suhu 370C selama 72 jam untuk menumbuhkan bakteri dan terjadinya proses fermentasi. Tahap akhir yaitu penyimpanan minuman fermentasi sari kulit pisang disimpan pada refrigerator (2-50C) selama 4 minggu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s